View Full Version: Profesor ITB Dapat Beasiswa Rp 1,2 Miliar

tkimia >>Pendidikan >>Profesor ITB Dapat Beasiswa Rp 1,2 Miliar


<< Prev | Next >>

kor4n- 08-06-2007
Profesor ITB Dapat Beasiswa Rp 1,2 Miliar
Profesor ITB Dapat Beasiswa Rp 1,2 Miliar dari Tonoto Foundation
Laporan: Arie Luki Hardiyanti


Bandung-RoL--Profesor dari ITB memperoleh beasiswa untuk melakukan penelitian pada program Tonoto Professorship Award. Prof Dr Ir Herri Susanto, menerima beasiswa sebesar Rp 1,2 miliar untuk penelitiannya tentang Gasifikasi Biomassa dari limbah sekam padi dan tongkol jagung. Penelitian Prof Herri terpilih untuk didanai oleh Tonoto Foundaton karena dinila bisa bermanfaat untuk masyarakat terutama daerah terpencil yang tidak memiliki aliran listrik.

''Kami memilih penelitian Prof Herri untuk memperoleh Tonoto Professorship Award karena selain menggunakan bahan bakar limbah pertanian, biomassa itu bisa mengurangi kontribusi pada pemanasan global,'' ujar Executif Director Tonoto Foundation, Ratih SA Loekito kepada wartawan, Senin (6/7).

Ratih mengatakan, limbah sekam padi dan tongkol jagung cukup banyak potensinya di Indonesia, walaupun memang belum terkumpul di satu tempat. Namun, setiap masyarakat bisa menggunakan untuk membangkitkan listrik di wilayahnya. Energi yang digunakan oleh biomassa, berbeda dengan biofuel karena bisa didaur ulang oleh tumbuhan sementara fosil tidak bisa didaur ulang kembali. Jadi, lebih ramah lingkungan.

''Kalau biomassa dari limbah sekam padi dan jagung itu bisa dikelola secara swadaya oleh masyarakat, maka kekurangan listrik bisa diatasi,'' katanya.

Pemeberian beasiswa pada Prof Herri, sambung dia, merupakan beasiswa yang diberikan untuk kedua kalinya. Pada Maret 2007, Tonoto Foundation sudah memberikan beasiswa pada Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM), Prof Dr Ir SM Widyastuti MSc yang melakukan penelitian tentang jamur Ganoderma.

Namun, lanjut dia, Tonoto Foundation sudah dua kali menandatangani kerja sama dengan ITB. Kerja sama,, bukan hanya untuk pemberian beasiswa saja tap juga untuk memberikan kuliah umum dan kerja sama yang lain. Beasiswa penelitian untuk kali ini, kata dia, memang khusus diberikan pada peneliti ITB. Pihak rektorat ITB, memberikan 19 proposal penelitian yang masuk dengan berbagai tema. Namun, yang terpilih hanya penelitian Prof Herri yang diberikan beasiswa untuk tiga tahun.

''Kami memilih penelitian tersebut karena dampaknya langsung bisa dirasakan oleh masyarakat jadi lebih nyata hasilnya,'' Tegas Ratih.

Sedangkan menurut Prof Herri Susanto, penelitian pada sekam padi dan jagung dilakukan untuk menghasilkan energi alternatif dan terbaruan yang bisa mengurangi pemanasan global. Potensi sekam padi dan tongkol Jagung sendiri,, kata dia, di Indonesia cukup banyak karena pemerintah sedang menggalakkan penanaman jagung untuk memenuhi berbagai kebutuhan termasuk pakan ternak. Namun,, permasalahannya saat ini potensi limbah padi dan jagung itu masih tersebar di daerah-daerah belum terkumpul.

''Biomassa kalau dikonversi, 1 Kg biomassa bisa menghasilkan gas setara 0,125-0,,25 liter BBM atau 1 Kg bisa menghasilkan 0,7 Kw listrik,'' ujar Herri. pur


Forumer™ is Voted #1 Free Forum Hosting provider
Build your own community today with the largest message board hosting company.